Bangunan rumah kebanyakan menghadap kiblat dan tidak dibangun menggunakan paku, melainkan kayu atau besi. Stuktur bangunan rumah adat Bugis terdiri dari tiga bagian yang dipersonifikasi sebagai tubuh manusia, yaitu kaki, badan, dan kepala. Berikut ini adalah bagian rumah adat Bugis berdasarkan fungsi. Arsitektur tradisional Bugis adalah bangunan kayu bentuk rumah berpanggung, berkolong, dan berstruktur kerangka kayu. Masyarakat Bugis yang dikenal sebagai manusia bahari, gemar melaut, mengembara, berpetualang, sehingga etnik ini dapat dijumpai dimana-mana di seantero nusantara Bangunan rumah adat Bugis biasanya memiliki atap yang berbentuk pelana dengan timpa laja yang jumlahnya disesuaikan dengan status sosial pemilik rumah. Timpa laja merupakan bidang segitiga antara dinding dan pertemuan atap. h74SItA.

dinding rumah kayu bugis